Check Whos Online

Keanggotaan | DPD 2004-2009

Profil Anggota
Nangro Aceh Darussalam
 Nangro Aceh DarussalamNangro Aceh Darussalam

A. Malik Raden

Helmi Mahera Al Mujahid

Adnan

Mediati Hafni Hanum

Sumatera Utara
 Sumatera UtaraSumatera Utara

Nurdin Tampubolon

ABD. Halim Harahap (Alm.)

Raja Inal Siregar (Alm.)

Yopie Sangkot Batubara

Lundu Panjaitan

Parlindungan Purba

Riau
 RiauRiau

Dinawati

Drs. H. Soemardhi Thaher

Intsiawati Ayus

Maimanah Umar

Kepulauan Riau
 Kepulauan RiauKepulauan Riau

Aida Z.N. Ismeth Abdullah

Idris Zaini

Benny Horas Panjaitan

Hendri Frankim

Sumatera Barat
 Sumatera BaratSumatera Barat

Irman Gusman

Drs. H.Zairin Kasim

Afdal

Mochtar Naim

Jambi
 JambiJambi

Nuzran Joher

Muhammad Nasir

Nyimas Ena

Hasan

Bengkulu
 BengkuluBengkulu

Muspani

Eni Khaerani

Bambang Soeroso

Mahyudin Shobri

Sumatera Selatan
 Sumatera SelatanSumatera Selatan

H. M. Jum Perkasa

Ruslan Wijaya

Asmawati

M. Kafrawi Rahim

Bangka Belitung
 Bangka BelitungBangka Belitung

Fajar Fairy Rusni

Rosman Djohan

Rusli Rachman

Djamila Somad

Lampung
 LampungLampung

Kasmir Tri Putra

Hariyanti Syafrin

Santori Hasan

A. Ben Bella

Banten
 BantenBanten

Thoyib Amir

Ratu Cicih Kurniasih

Apud Mahpud

Sagap Usman (Alm.)

Renny Pudjiati

DKI Jakarta
 DKI JakartaDKI Jakarta

Sarwono Kusumaatmadja

Mooryati Soedibyo

Biem Triani Benyamin S.

Marwan Batubara

Jawa Barat
 Jawa BaratJawa Barat

Ginandjar Kartasasmita

Mohamad Surya

P.R.A. Arief Natadiningrat

KH. Sofyan Yahya

Jawa Tengah
 Jawa TengahJawa Tengah

Sudharto

Nafisah Sahal

Budi Santoso

Achmad Chalwani

Yogyakarta
 YogyakartaYogyakarta

GKR. HEMAS

Ali Warsito

Abdul Hafidh Asrom

Subardi

Jawa Timur
 Jawa TimurJawa Timur

Mahmud Ali Zain

A. Mujib Imron

M. Nuruddin A. Rahman

Mardjito Gisan Atmodjo

Bali
 BaliBali

Ida Bagus Gede Agastia

I Wayan Sudirta

Nyoman Rudana

Ida Ayu Agung Mas

Nusa Tenggara Barat
 Nusa Tenggara BaratNusa Tenggara Barat

Harun Al Rasyid

Syahdan Ilyas

Lalu Yusuf

LL. Abdul Muhyi Abidin

Nusa Tenggara Timur
 Nusa Tenggara TimurNusa Tenggara Timur

Franciscus Xaverius Assan

Yonathan Nubatonis

Joseph Bona Manggo

Wilhelmus Wua Openg

Kalimantan Barat
 Kalimantan BaratKalimantan Barat

Aspar

Sri Kadarwati Aswin

Maria Goreti

Piet Herman Abik

Kalimantan Tengah
 Kalimantan TengahKalimantan Tengah

DR. KH. Haderani (alm)

Kenna Mohamad Aini Matseman Usop,

Permanasari

H. Abi Kusno Nachran

Hamdhani

Lukas Tingkes

Kalimantan Timur
 Kalimantan TimurKalimantan Timur

Eka Komariah Kuncoro

Nur Andriyani

Nursyamsa Hadis

Luther Kombong

Kalimantan Selatan
 Kalimantan SelatanKalimantan Selatan

Muhammad Said

Mohammad Sofwat Hadi

Ahmad Makkie

Muhammad Ramli

Sulawesi Utara
 Sulawesi UtaraSulawesi Utara

Marhany Victor Poly Pua

Aryanti Baramuli Putri

Alexander Edwin Kawilarang

Sientje Sondakh Mandey

Gorontalo
 GorontaloGorontalo

A.D. Khaly

Nani Tuloli

Amir Adam

Roeland Niode

Sulawesi Barat
 Sulawesi BaratSulawesi Barat

Sulawesi Tengah
 Sulawesi TengahSulawesi Tengah

Faisal Mahmud

M. Ichsan Loulembah

Roger Tobigo

Nurmawati Dewi Bantilan

Abdul Karim DL.

Sulawesi Selatan
 Sulawesi SelatanSulawesi Selatan

Benyamin Bura

Abdul Azis Qahar M.

M. Aksa Mahmud

Ishak Pamumbu Lambe

Sulawesi Tenggara
 Sulawesi TenggaraSulawesi Tenggara

Laode Ida

Marwan Aidid

H.M. Yunus Sjamsoeddin

Yokoyama Sinapoy (Alm.)

PARIAMA MBYO

Maluku Utara
 Maluku UtaraMaluku Utara

Anthony Charles Sunarjo

Juanda Bakar

Boki Ratu Nita Budhi Susanti

Djafar Syah

Maluku
 MalukuMaluku

Husein A. Rahayaan

Mirati Dewaningsih

Abraham Dominggus Tuapattinaya

Midin B. Lamany

Papua Barat
 Papua BaratPapua Barat

Abdul M. Killian,

Wahidin Ismail

Salomie Christin Saway

Ishak Mandacan

Papua
 PapuaPapua

Marcus Louis Zonggonao

Tonny Tesar

Ferdinanda Ibo Yatipay

Max Demetouw

 

Pilih Propinsi

Halaman 1 from 16 (127 data)
Propinsi Bali
Foto  I Wayan Sudirta S.H.
Jumlah Suara : 245,343
Wayan, begitulah panggilan akrab pria kelahiran Pipid, 20 Desember 1950 yang kini menjadi anggota DPD mewakili Provinsi Bali peringkat pertama dengan perolehan 245.343 (12,69%) suara. Menurut Wayan, secara institusi lembaga DPD sangat strategis karena anggotanya dipilih langsung. Akan tetapi wewenang yang saat ini dimiliki sangat terbatas. Oleh karena itu, sejauh mana peran DPD memperjuangkan aspirasi rakyat tergantung dari integritas dan daya juang anggotanya. Untuk jangka pendek, DPD harus memaksimalkan perjuangan dan perannya melalui pembuatan tata tertib DPD, kemudian melakukan perubahan UU Susduk. Jika hal ini ternyata tidak memadai setelah bekerja sama dengan berbagai pihak., amandemen UU pada saat yang tepat juga harus dilakukan.
 
Foto  Nyoman Rudana
Jumlah Suara : 157,475
Download CV : klik di sini
Nyoman Rudana mewakili Provinsi Bali peringkat kedua dengan perolehan 157.475 (8,14%) suara. Dia memiliki pemikiran dan keyakinan bahwa DPD mampu membawa aspirasi, permasalahan serta misi masyarakat daerah, sehingga tujuan dan keinginan masyarakat dapat tercapai secara optimal sesuai peraturan perundang-undangan otonomi daerah.
 
Foto Drs. Ida Bagus Gede Agastia
Jumlah Suara : 131,470
Pria yang akrab disapa Ida Bagus ini adalah anggota DPD Propinsi Bali urutan ketiga dengan perolehan 131.470 suara. Menurutnya, DPD diharapkan menjadi kekuatan bangsa untuk tetap tegaknya NKRI yang semakin mandiri, berbudaya tinggi, dan beradab. Disamping itu, menurutnya, DPD adalah saluran kehendak dan pemikiran rakyat di daerah yang menginginkan kejayaan Indonesia dan Nusantara. "DPD juga sebagai soko guru demokrasi Indonesia," tegasnya.
 
Foto Dra. Ida Ayu Agung Mas
Jumlah Suara : 123,961
Ida Ayu Agung Mas, lahir di Gianyar, Bali, 1 April 1949, terpilih mewakili Provinsi Bali setelah mengantongi 123.961 (6,41%) suara. Menurut Dayu Mas, demikian panggilan akrabnya, DPD lahir sebagai pertanda adanya perubahan bersamaan dengan proses demokrasi yang sedang didengung-dengungkan di tanah air. "Institusi ini memiliki karakter tersendiri karena langsung dari pilihan rakyat serta tidak terikatnya dia dengan partai politik," ujarnya.
 
Propinsi Bangka Belitung
Foto H. Rosman Djohan
Jumlah Suara : 47,407
H. Rosman Djohan mewakili Provinsi Bangka Belitung dengan perolehan suara tertinggi, yaitu 47.407 (10,09%) suara. Menurut Rosman, DPD hasil pemilu 2004 merupakan lembaga baru dalam kehidupan ketatanegaraan RI. Para anggotanya dipilih secara langsung oleh konstetuen dan memiliki legitimasi yang kuat jika dibandingkan dengan anggota DPR. "Disamping itu ia mempunyai kewajiban menyerap, menghimpun, menampung, dan memperjuangkan aspirasi masyarakat dan daerah ke pusat, baik ke DPR maupun ke Presiden," ujarnya.
 
Foto Drs. Rusli Rachman M.Si.
Jumlah Suara : 40,219
Rusli, pria kelahiran Bangka, 18 Juni 1942 ini biasa disapa, menjadi anggota DPD mewakili Provinsi Bangka Belitung dengan perolehan 40.219 (9%) suara. Menurutnya, adanya DPD merupakan kemajuan dalam perkembangan demokrasi. Sayangnya UU No.22 Tahun 2003 tidak menempatkan DPD pada posisi yang cukup kuat dan bermakna.
 
Foto  Fajar Fairy Rusni  S.H.
Jumlah Suara : 39,735
Pria kelahiran Jakarta, 26 Juni 1968 ini menduduki peringkat ketiga dengan jumlah perolehan 39.735 (8,45%) suara. Tantangan-tantangan yang dihadapi sebagai anggota DPD, menurut Fajar, adalah berusaha meyakinkan kepada masyarakat bahwa kewenangan DPD belumlah setara dengan rekan-rekan di DPR dimana dalam hal penentuan arah kebijakan nasional belum bisa setara/sederajat sehingga masih harus bekerja keras untuk lobi-lobi dengan rekan-rekan di DPR.
 
Foto Hj. Djamila Somad B.Sc.
Jumlah Suara : 36,392
Djamila Somad terpilih menjadi anggota DPD mewakili Propinsi Bangka Belitung setelah menempati peringkat keempat dengan perolehan 36.362 (7,74%) suara. Menurutnya, karena DPD adalah lembaga baru, maka harapan masyarakat banyak sekali. Oleh sebab itu, dirinya akan berjuang semaksimal mungkin untuk memperjuangkan aspirasi/kepentingan masyarakat dan daerah Bangka Belitung sesuai dengan visi dan misinya sebagai anggota DPD.
 
 
  Prev   1  2  3  4  5  6 ... 10  Next