x
Suryadharma Ali: Penambahan Kuota akan diberikan ke Daerah yang Waiting List-nya Lebih dari 7 Tahun

dpd.go.id

Jakarta, dpd.go.idPenyelenggaraan ibadah haji merupakan agenda tahunan pemerintah yang menjadi tanggung jawab Kementerian Agama RI. Menteri Agama menyatakan pihaknya telah siap dengan pelaksanaan ibadah haji tahun 2011. “Kami telah melakukan persiapan sejak awal Februari 2011, kami sudah siap dan kami berharap semoga pelaksanaan haji tahun ini lebih baik dari tahun 2010,” tutur Menteri Agama, Suryadharma Ali dalam Rapat Kerja Komite III DPD RI dengan Menteri Agama RI di Gedung B DPD RI, Senayan-Jakarta (26/09/2011).

Namun, masalah seringkali tidak dapat dihindari. Seperti masalah kekurangan kuota yang terjadi setiap tahun. Hampir setiap provinsi di Indonesia menghendaki adanya kuota tambahan untuk calon jama’ah haji. Sekitar 1,3 juta calon jama’ah mengantri untuk bisa berangkat ke tanah suci. Bahkan waiting list di provinsi Sulawesi Selatan dan Aceh sudah mencapai 10 sampai 11 tahun, namun penambahan kuota di kedua provinsi tersebut tidak sama, sebagaimana diungkapkan oleh Abdul Azis Kahar Mudzakar.

“Masyarakat Sulawesi Selatan merasakan ketidakadilan dalam penambahan kuota di mana Sulawesi Selatan hanya mendapat sekitar 330 sedangkan Aceh memperoleh lebih dari 1.000, padahal waiting list di kedua Provinsi tersebut hampir sama, yaitu 10 – 11 tahun,” anggota DPD RI dari Provinsi Sulawesi Selatan ini menyampaikan.

Menanggapi hal tersebut, Suryadharma Ali mengakui bahwa solusinya adalah memang dengan penambahan kuota. “Tidak ada jalan lain mengatasi pertambahan antrian yang panjang kecuali dengan pertambahan kuota,” tegasnya.

Namun begitu, hal tersebut dirasa tidak mudah. “Antrian yang panjang itu bukan berarti Pemerintah tidak melalukan upaya untuk mengatasinya. Kami telah berkali-kali menyampaikan permohonan penambahan kuota kepada pihak Kerajaan Arab di berbagai kesempatan. Namun permintaan tersebut tidak bisa terpenuhi.”  lulusan institut Agama Islam Negeri Syarief Hidayatullah itu menjelaskan.

Suryadharma menambahkan, Kerajaan Arab bukan tidak mau memenuhi permintaan tersebut, tetapi mereka memperhitungkan kemampuan pelayanaan. Sebab jika jumlah jama’ah haji overload, dikhawatirkan akan muncul kekecewaan karena pelayanan yang tidak optimal. Sebab permintaan penambahan kuota tidak hanya datang dari Indonesia, tetapi juga dari negara-negara lainnya.

“Jadi, saya memohon pengertian semua pihak karena pemerintah tidak bisa berbuat lebih banyak. Jika ada tambahan kuota, akan diberikan ke daerah yang waiting list-nya sudah lebih dari tujuh tahun,” janjinya. (af/and

26 September 2011
Kembali
LIVE STREAM