x
INDONESIA DAPAT BERKACA PADA CINA DALAM KEMBANGKAN IPTEK

Jakarta, dpd.go.id – “Berbicara mengenai pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi kita bisa melihat bagaimana Cina mengembangkan IPTEK”, ujar Prof. Yohannes Surya (Universitas Surya dan Direktorat lembaga penelitian dan pengembangan Kementerian Riset dan Dikti) dalam memulai paparannya pada Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Komite III DPD RI yang membahas mengenai pandangan terhadap RUU tentang Sistem Nasional Ilmu Pengetahuan dan Teknologi. Rapat dipimpin oleh Ketua Komite III Drs. H. Hardi Selamat Hood, didampingi oleh Wakil Ketua Komite III Pdt. Carles Simaremare di ruang rapat Gedung B DPD RI, Jakarta-Senayan, Rabu, (14/06/2017).

Pembangunan infrastruktur bukanlah hal yang utama saat ini di Cina, karena dianggap sudah selesai, dan pembangunan sumber daya manusia merupakan prioritas saat ini melalui percepatan pendidikan. Hanya menggunakan anggaran 4 % dari total anggaran Negara. Percepatan pendidikan mengkolaborasikan dengan penanaman nilai nasionalisme, sehingga setiap mahasiswa Cina yang belajar ke luar negeri maka dipastikan kembali ke Negara asalnya.

Yohannes menambahkan bahwa kunci sukses reformasi pendidikan di Cina antara lain; 1.) Revolusi mental (motivasi) dengan memprioritaskan pendidikan. 2.) Profesi Guru sebagai profesi tertinggi. 3.) Sistem pembelajaran melalui penyusunan kurikulum yang efektif (karakter) 4.) Anggaran pendidikan 5.) Link and match pendidikan di universitas dan industri.

Pandangan Yohannes terkait Sistem Nasional Ilmu Pengetahuan dan Teknologi adalah pengembangan sistem pengetahuan dan teknologi melalui metode bottom up dengan memberikan kesempatan pada Universitas untuk menyusun program penelitian yang jelas, konkret dan Pemerintah berperan sebagai fasilitator. Perkembangan Universitas dapat dicapai melalui penelitian. Kemudian Yohannes menegaskan Pemerintah daerah dapat berperan mengirimkan anggota masyarakat ke Top University. Gagasan ini dapat menjadi bagian dari substansi pasal RUU Sistem Nasional Ilmu Pengetahuan dan Teknologi.   (nis)

15 Juni 2017
Kembali
LIVE STREAM