x
Parlindungan Purba: RUU Pertembakauan murni masalah perdagangan

dpd.go.id

Jakarta, dpd.go.id – “RUU Pertembakauan ini adalah murni masalah perdagangan”, jelas Parlindungan Purba selaku Ketua Komite II DPD RI dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) tentang Penyusunan Daftar Inventarisasi masalah terkait dengan penyusunan pandangan dan pendapat DPD RI terhadap RUU Pertembakauan di Lantai 3 Gedung B DPD RI, Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (17/04/2017).

“RUU Pertembakauan merupakan usul inisiatif DPD RI dan Komite II DPD RI mendorong tembakau Indonesia untuk diekspor keluar negeri serta mendorong divertifikasi produk dari tembakau bukan hanya untuk rokok” tambah Senator asal Sumatera Utara tersebut

Daryati Uteng juga menambahkan bahwa masalah tembakau adalah dilema bagi pemerintah dan kita bersama. Karena tembakau merupakan bahan baku rokok yang menjadi penyumbang besar pendapatan negara dan memiliki dampak negatif bagi kesehatan.

“Di sisi lain petani tembakau kesulitan dan harga tembakau mainkan tengkulak, semoga dengan adanya RUU ini dapat mengakomodir petani tembakau dan kesejahteraan petani tersebut”, tambah Senator asal Jambi tersebut.

Dalam kesempatan tersebut APTI yang diwakili oleh Suseno menjelaskan bahwa di dalam RUU Pertembakauan harus ada pengaturan dan regulasi tentang tata niaga tembakau dan adanya regulasi yang mengatur perlindungan terhadap petani dan pekerja tembakau.

“Terdapat perlindungan yang konkrit dan pemberian insentif terhadap petani sehingga petani akan memperbaiki hasil produksinya. Selain itu pemerintah harus hadir dan mengawasi terhadap harga, pedagang, dan lainnya bagi petani”, papar Suseno

Di akhir rapat Suseno menjelaskan bahwa kejelasan RUU Pertembakauan ini harus digaris bawahi  tentang pembatasan penanaman tembakau dan kemitraan yang jelas dengan pedagang, vendor, dan perusahaan besar. (ast)

17 April 2017
Kembali
LIVE STREAM