x
WANTIMPRES DILANTIK PRESIDEN GINANDJAR KARTASASMITA ANGGOTA WANTIMPRES

JAKARTA – Sembilan anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) dilantik Presiden Susilo Bambang Yudhyono di Istana Negara, Jakarta, Senin (25/1). Salah satunya, mantan Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) periode 204-2009 Ginandjar Kartasasmita yang periode sekarang adalah anggota DPD asal Jawa Barat.

Sembilan anggota Wantimpres di antaranya mantan menteri dan mantan anggota Wantimpres, yakni mantan Menteri Luar Negeri Hassan Wirajuda, mantan Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Hak Asasi Manusia Widodo AS, mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari, mantan Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan Meutia Hatta Swasono, Ginanjar, mantan anggota Wantimpres Emil Salim, mantan anggota Wantimpres Ma’ruf Amin, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Jimly Asshiddiqie, dan mantan Menteri Negara Otonomi Daerah M Ryaas Rasyid.

Wantimpres dibentuk merujuk kepada Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2006 tentang Dewan Pertimbangan Presiden yang diangkat berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 13/P Tahun 2010. Keputusan diteken Presiden tanggal 20 Januari 2010 dan dibaca Deputi Menteri Sekretaris Negara Bidang Sumber Daya Manusia Cecep Sutiawan.

Sebelum disumpah, Presiden menanyai kesediaan anggota Wantimpres. Kemudian, Presiden membaca sumpah yang ditiru anggota Wantimpres. “Demi Allah saya bersumpah, bahwa saya untuk diangkat sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden, langsung ataupun tidak langsung, dengan nama atau dalih apapun, tiada memberikan atau menjanjikan, atau akan memberikan sesuatu kepada siapapun juga,” ujar anggota Wantimpres meniru bacaan Presiden.

“Bahwa saya untuk melakukan atau tidak melakukan sesuatu dalam jabatan ini, tiada sekali-kali menerima dari siapapun juga, langsung maupun tak langsung, sesuatu janji atau pemberian,” sambung Presiden. Selanjutnya, mereka bergantian menandatangani berita acara di hadapan Presiden.

Acara dihadiri Wakil Presiden Boediono dan menteri Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II antara lain Menteri Luar Negeri Raden Mohammad Marty Muliana Natalegawa, Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih, Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat R Agung Laksono, dan Menteri Perikanan dan Kelautan Fadel Muhammad.

25 Januari 2010
Kembali
LIVE STREAM