x
Irman Gusman dan Laode Ida Dianugerahi Tanda Kehormatan RI

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menganugerahkan Tanda Kehormatan Republik Indonesia (RI) kepada 32 tokoh yang dianggap berjasa di bidang kemakmuran, kemajuan, dan kesejahteraan negara. Tanda Jasa Bintang Mahaputera Adipradana dianugerahkan Presiden kepada Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Irman Gusman dan Bintang Mahaputera Utama kepada Wakil Ketua DPD Laode Ida.

Acara penganugerahan di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (13/8) siang, yang disematkan Presiden. Presiden menganugerahkan tujuh Tanda Kehormatan RI, yaitu Bintang Mahaputera Adipradana, Bintang Mahaputera Utama, Bintang Mahaputera Pratama, Bintang Jasa Utama, Bintang Jasa Pratama, Bintang Jasa Nararya, dan Bintang Budaya Parama Dharma.

Bintang Mahaputera Adipradana dan Bintang Mahaputera Utama merupakan penghargaan yang diberikan atas jasa-jasa di berbagai bidang yang bermanfaat untuk kemakmuran, kemajuan, dan kesejahteraan negara. Penganugerahannya didasarkan Surat Keputusan Presiden Nomor 36 Tahun 2010.

Di antara yang menerima bintang penghargaan ini adalah mantan Menteri Negara Lingkungan Hidup (Meneg LH) Rachmat Witoelar yang menerima Bintang Mahaputera Adipradana dan hakim Mahkamah Konstitusi (MK) Abdul Mukhtie Fajar yang menerima penghargaan Bintang Mahaputera Utama.

Penganugerahan Bintang Jasa Utama, Bintang Jasa Pratama, Bintang Jasa Nararya, dan Bintang Budaya Parama Dharma didasarkan Surat Keputusan Presiden Nomor 37 Tahun 2010. Tanda Kehormatan Bintang Jasa Utama diserahkan antara lain kepada Waryono Karno, Sekretaris Jenderal Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), sementara Evita Herawati Legowo, Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, dianugerahi Bintang Jasa Nararya. Trisutji Djuliati Kamal, sedangkan komponis dan pianis menerima penghargaan Bintang Budaya Parama Dharma.

Usai penganugerahan, Presiden didampingi istrinya, Ani Yudhoyono, memberi ucapan selamat kepada para penerima Tanda Kehormatan RI, diikuti Wakil Presiden (Wapres) Boediono dan istrinya, Herawatie Boediono, serta undangan lainnya. Acara dihadiri antara lain Menteri Koordinator (Menko) bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Polhukam) Djoko Suyanto, Menko Perekonomian Hatta Rajasa, Menko Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Agung Laksono, Menteri Luar Negeri (Menlu) Marty Natalegawa, dan Menteri Perdagangan (Mendag) Marie Elka Pangestu.

Syukuran sekaligus buka puasa digelar Sekretariat Jenderal DPD di Lobby Gedung DPD yang dihadiri Wartawan Parlemen serta Sekretaris Jenderal DPD Siti Nurbaya Bakar dan Wakil Sekretaris Jenderal DPD Djamhur Hidayat. Menurut Siti, penganugerahan Tanda Kehormatan RI tersebut merupakan kebanggaan bagi jajaran Sekretariat Jenderal DPD. “Acara ini spontanitas saja, bersama teman-teman pers,” ujarnya saat didaulat berbicara.

Irman mengucapkan terima kasih sekaligus menyatakan Tanda Kehormatan RI yang diterimanya dan Laode juga tanda kehormatan DPD sebagai lembaga. “Tanpa DPD tentunya tidak ada Tanda Kehormatan RI ini, Bintang Mahaputera Adipradana buat saya dan Bintang Mahaputera Utama buat Pak Laode. Buat saya, penganugerahan ini a surprisingly.”

Ia berharap, bintang mahaputera yang mereka terima bisa menjadi cambuk dan spirit untuk membangun daerah melalui DPD. Penganugerahan tersebut dikabari Sekretaris Militer Presiden Bambang Sutejo kepada Siti.

13 Agustus 2010
Kembali
LIVE STREAM