x
Cegah Pasien Berobat ke Luar Negeri, Rumah Sakit Perlu Tingkatkan Kualitas Pelayanan

Daya saing rumah sakit dalam negeri harus terus ditingkatkan agar warga negara Indonesia tidak ada yang memilih berobat ke luar negeri. Hal ini dikatakan Ketua DPD RI, Irman Gusman saat Grand Opening Semen Padang Hospital (SPH), Jumat (5/7).

Irman mengatakan rumah sakit di dalam negeri perlu berupaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan, kemampuan tenaga medis serta didukung dengan peralatan yang canggih, agar mampu mengangkat daya saing di bidang kesehatan.

Kehadiran SPH memberikan kegembiraan tersendiri untuk masyarakat Sumatera Barat, karena tidak perlu berobat ke Jakarta atau ke luar negeri. “Sekarang, warga Sumbar tak perlu lagi repot-repot ke Jakarta apalagi ke luar negeri, fasilitas rumah sakit ini tidak kalah hebat dengan rumah sakit - rumah sakit yang ada di Malaysia atau Singapura,” ujar Irman.

Irman berharap, keberadaan SPH akan meningkatkan pelayanan kesehatan di Sumatera Barat dan mendukung provinsi Sumatera Barat menjadi salah satu tujuan berobat. “Saya sangat berharap, Sumatera Barat ke depan tidak hanya menjadi salah satu tujuan wisata, tapi juga tujuan berobat,” katanya.

Pembangunan rumah sakit ini, menurut Irman merupakan bentuk kepedulian PT Semen Padang dalam meningkatkan kualitas pembangunan kesehatan  menuju Millenium Development Goal's. Ia berharap, tak hanya PT. Semen Padang, perusahaan lain yang juga dapat mengalihkan dana CSRnya untuk membangun sarana-sarana umum yang membawa manfaat bagi masyarakat, khususnya yang kurang mampu.

Sementara itu, Direktur Semen Indonesia Dwi Sucipto menambahkan SPH akan dapat memberikan pelayanan terbaik karena Sumatera Barat memiliki sumber daya manusia yang baik. "Untuk itu, pengelolaan rumah sakit ini akan ditunjang dengan manajemen dari SDM berkualitas yang dimiliki Sumatera Barat. Bukan hanya dari dalam PT Semen Padang sendiri, melainkan akan direkrut dari lulusan terbaik dari kampus - kampus yang ada di Sumbar," imbuhnya.

Adapun, pembangunan SPH yang terdiri dari 6 lantai ini  menghabiskan biaya sekitar Rp. 700 milyar termasuk semua peralatannya. Ia berjanji, SPH tidak hanya melayani pasien dari kelas menegah ke atas saja, melainkan akan melayani semua lapisan masyarakat. "Kita punya CSR untuk masyarakat yang tidak mampu,"katanya. **

LAMPIRAN
  • 08 Juli 2013
    Kembali
    LIVE STREAM