x
Indonesia dan Jerman Perkuat Kerja Sama

Jerman dan Indonesia perlu memperkuat kerja sama baik di pemerintahan maupun di parlemen. Indonesia salah satunya bisa belajar dari Jerman dalam peningkatan kapasitas daerah.

Hal tersebut mengemuka dalam pertemuan Ketua DPD RI Irman Gusman dan Ketua Hanns-Seidel Foundation, Jerman, Prof. Ursula Mannle di Ruang Delegasi, Ketua DPD RI, Jakarta, Senin (16/2/2015).

Menurut Ursula, pelaksanakan pemerintahan di Jerman hampir mirip dengan Indonesia. Dia mencontohkan pelaksanaan otonomi daerah di Jerman juga mendorong referendum di sejumlah negara bagian, namun tidak sampai kepada disintegrasi atau memisahkan diri. ”Pelaksanaan tata hukum di Jerman juga sama seperti halnya di Indonesia, terdapat anggota parlemen dan perwakilan senat,” kata Ursula.

Dalam kesempatan ini, Ursula yang juga mantan Menteri Dalam Negeri Federal Jerman mengenalkan kepada Ketua DPD RI terkait Hanns Seidel Foundation yang berdiri sejak tahun 1967 dan berbasis di Munich, Jerman. 

Fokus utama organisasi ini, Ursula, menjelaskan bergerak di bidang pendidikan. Organisasi ini juga berjuang di pendidikan politik dengan mengkampanyekan pendidikan demokrasi dan kewarganegaraan orang-orang Jerman berdasarkan prinsip-prinsip Kristen. 

Hans Seidel Foundation juga merupakan  think tank politik NGO di Jerman yang memberdayakan warga Jerman dalam bidang pendidikan, sosial, politik dan kebudayaan. Organisasi ini  mempunyai prinsip dalam demokrasi yaitu demokrasi membutuhkan pendidikan politik (democracy requires political education).

Ursula memaparkan bahwa Hanns Seidel Foundation memiliki kantor perwakilan di Indonesia. Sejumlah kerja sama yang dilakukan antara lain, kerja sama Mahkamah Konstitusi Jerman dengan Mahkamah Konstitusi Indonesia;  kerjasama Hans Seidel Foundation  dengan Palemen Asia, dan kegiatan sosial dengan yayasan-yayasan di Indonesia.

Menurut Ursula, Hanns Seidel Foundation dibiayai oleh dana yang disediakan oleh Republik Federal Jerman dan Bayern, dan dengan sumbangan pribadi.

Sementara itu, Ketua DPD RI Irman Gusman menjelaskan peran penting DPD dalam ketatanegaraan Indonesia. Selain bicara kewenangan DPD, Irman Gusman juga menjelaskan kondisi perekonomian Indonesia yang kini masuk 16 besar dunia dan diprediksi  oleh Mckensy akan masuk 7 besar dunia. “Indonesia juga sedang berjuang menghadapi tantangan-tantangan ekonomi seperti kesenjangan antar wilayah, kesenjangan pendapatan, kemiskinan dan kesenjangan pertumbuhan ekonomi di beberapa daerah,” kata Irman.***

LAMPIRAN
  • 18 Februari 2015
    Kembali
    LIVE STREAM