Warning: session_start(): Trying to destroy uninitialized session in /var/www/html/sisip/class.sesi.php on line 19 Warning: session_start(): Failed to decode session object. Session has been destroyed in /var/www/html/sisip/class.sesi.php on line 19 DPD RI
x
Ir.Marhany Victor Poly Pua

dpd.go.id Total Suara : 86

Siapakah warga Sulut yang tak kenal akan sosok yang satu ini ? Tokoh Pemuda yang kharismatik ini memang dikenal luas di komunitas masyarakat Sulut, bahkan kalau tak terasa terlalu berlebihan, nama Hanny bisa dikatakan populis.Hanny adalah Anggota Dewan Perwakilan Daerah RI utusan Sulawesi Utara yang memenangkan pertarungan tersebut dengan meraih suara terbanyak. Hebatnya, mantan Direktur Politeknik Negeri Manado ini hampir tak mengeluarkan dana politik untuk terpilih sebagai Anggota DPD. Hampir tak pernah terdengar Hanny berkampanye saat pemilihan lalu. Bahkan saat banyak kandidat berkampanye, Hanny malah banyak menghabiskan waktunya di Jakarta untuk beberapa urusan Politeknik Negeri Manado.

Hanny memang figur kharismatik. Sejak dulu ia adalah figur sentral yang selalu berjuang dalam rangka menolak Piagam Jakarta (The Jakarta Charter).“Konsep negara berdasarkan Pancasila sudah menjadi harga mati, sejak para pendiri republik ini ada. Tak usah dirubah-rubah lagi, dan ini juga aspirasi masyarakat Minahasa yang juga  berperan dalam mendirikan republik ini, katanya tegas. Perjuangan Hanny menolak Piagam Jakarta pernah ia wujudkan dalam mempelopori dilaksanakannya Kongres Minahasa Raya (KMR), yang dihadiri oleh Gus Dur, yang ketika itu menjabat sebagai RI-1. Bersama  para anggota kongres, ia pun melakukan pressure langsung ke DPR-RI untuk membawa hasil kongres tersebut.

 

Bersama mantan Presiden Megawati

Hanny memang berani. Sikap itu pulalah yang membuat pria kelahiran Manado, 29 Mei 1963 ini mendapat dukungan komunitas masyarakat Sulut, yang mayoritas penduduknya beragama Nasrani. Mantan Ketua Komisi Pemuda Sinode GMIM dan Mantan Ketua Pan Ad.Hoc II DPD/ MPR-RI ini, menikah dengan Sherley Runtunuwu, ST dan mereka dikaruniai 2 orang anak bernama: Praisel dan Gloria.

 

Bersama istri ketika berkunjung ke London

Prestasi Hanny memang mentereng, pria low profile yang santun ini telah dianugerahi berbagai penghargaan untuk menghargai perjuangannya selama ini, seperti Penghargaan Tokoh Penggerak Pembangunan Bangsa (1999), Adi Karya Prima (2000), serta Executive ASEAN Award (2000),dll.

Pada Pemilu 2009, Hanny kembali terpilih menjadi Anggota DPD/MPR-RI mewakili Sulawesi Utara. Ia tak kalah pamor walaupun sebagian pengamat memprediksi Hanny akan “jatuh pamor” karena mengikuti Pilkada Gubernur dan Walikota beberapa waktu yang lalu. Pada tahun 2010 Hanny menyelesaikan pendidikan Strata 2 di Program Studi Kebijakan Publik, FISIP, Universitas Indonesia (UI) dan meraih gelar MA.

 

 

Bersama Ceo & Managing Director Dubai International Financial Center (DIFC)

Bersama sama rekan-rekan Anggota DPD/MPR- RI

Saat diwisuda S2 di Universitas Indonesia (UI)

Saat menjadi Ketua Pemuda GMIM, menggelar Kongres Minahasa Raya

Bersama istri dan anak-anak

08 Januari 2013
Kembali
LIVE STREAM