RDPU Komite II : Program KUR 6 Bank & Asbanda Meningkat
Jakarta, dpd.go.od – Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang digulirkan oleh pemerintah dan dijalankan oleh 6 Bank dan Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda), malam kemarin membahas pencapaian dan progress program KUR pada tiap-tiap bank di daerah bersama anggota Komite II DPD RI di Gedung B DPD RI, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (12/10/11).
“Secara grup sampai dengan 30 September 2011 penyaluran KUR bank Mandiri dan bank Syariah Mandiri telah mencapai Rp34 triliun atau 97 persen dari target tahun 2011,” kata Risnandi, Direktur Utama Bank Mandiri, mengenai progress penyaluran KUR oleh Bank Mandiri group.
Hal serupa juga disampaikan oleh perwakilan dari bank BNI mengenai penyaluran KUR yang pada September 2011 yang sudah mencapai target sekitar Rp2,5 triliun, sedangkan BRI sampai dengan bulan Agustus 2011, penyaluran KUR telah mencapai Rp34,44 trilliun atau 62,77 persen dari total KUR nasional.
Untuk Bank BTN, penyaluran KUR dari tahun 2008 s.d 30 September 2011 sebesar Rp1,5 trilliun kepada 8.960 debitur, dengan rata-rata kredit per debitur sebesar Rp168 juta, dan Bank Bukopin sebanyak Rp1,1 trilliun sampai dengan Agustus tahun 2011.
Di samping ke-enam Bank tersebut, bank lain yang hampir mendekati target realisasi KUR adalah 13 BPD yaitu bank DKI, bank Nagari, bank Jabar Banten, bank Jateng, bank BPD DIY, bank Jatim, bank NTB, bank Kalbar, bank Kalsel, bank Kalteng, bank Sulut, bank Maluku, dan bank Papua dengan capaian 99,6 persen dari target akhir tahun senilai Rp2,75 triliun. Persentase tersebut setara dengan Rp2,738 triliun dengan jumlah debitur 35.862.
Mendengar penjelasan tiap-tiap perwakilan bank, Djasarmen Purba mempertanyakan bagaimana menanggulangi kendala yang kerap terjadi karena kekeliruan masyarakat mengartikan KUR sebagai hibah, dan beliau juga mengusulkan agar memanfaatkan anggota DPD sebagai wakil rakyat di daerah, “manfaatkan kami di DPD di daerah-daerah bagaimana KUR ini bisa berjalan dengan baik, ” tegas anggota DPD RI dari Kepulauan Riau ini.
Perwakilan bank Mandiri menjawab, “kami sadar betul bahwa kita memang perlu melakukan sosialisasi yang lebih luas lagi,” selain sosialisasi reguler yang sudah dilaksanakan bersama-sama dengan Menteri Perekonomian. Lebih lanjut perwakilan bank yang hadir menyambut baik usulan untuk mengadakan sosialisasi bersama anggota DPD di masa mendatang.
Menutup Rapat Dengar Pendapat (RDP), Instiawati Ayus, selaku pimpinan rapat membacakan kesimpulan hasil rapat untuk diwujudkan menjadi kesepakatan sekaligus mengutarakan keinginan untuk membangun kerjasama yang baik antara DPD RI dengan bank-bank pelaksana program KUR, “marilah kita bangun kesepahaman mitra lembaga antara DPD dengan bank-bank penyalur KUR,” katanya singkat.
This post is also available in: English

12. Okt, 2011 







































Perjuangkan Hak Keuangan Daerah Dari Penerimaan Negara Bukan Pajak –
Jakarta, dpd.go.id — Komite IV DPD RI Bentuk Tim Kerja dan [...]
Belum ada komentar