Aspal Buton untuk Pembangunan Infrastruktur Jalan di Indonesia
Jakarta, dpd.go.id – Bambang Soeroso, Anggota DPD RI asal Bengkulu menyampaikan arah kebijakan pemanfaatan Sumber Daya Alam Nasional: Aspal Buton untuk pembangunan Infrastruktur Jalan di Indonesia. “Pada saat kita sekolah dulu ada Ilmu Bumi, dan Aspal Buton merupakan kebanggaan Bangsa Indonesia, tetapi sekarang aspal buton kalah dengan aspal minyak yang diimpor dengan harga mahal” ujarnya dalam Semiloka Nasional DPD RI, Pemanfaatan Sumber Daya Alam Nasional Aspal Buton Untuk Menunjang Program Pembangunan Jalan di Indonesia di Gedung Nusantara IV, Senayan-Jakarta, Kamis (20/10/2011).
Jalan adalah infrastruktur dasar dan utama dalam menggerakkan roda perekonomian nasional dan daerah. Hal itu disebabkan penting dan strategisnya fungsi jalan untuk mendorong distribusi barang dan jasa. Program pembangunan jalan yang dilaksanakan oleh Pemerintah kerap kali terkendala masalah pendanaan yang tidak mamapu mencukupi kebutuhan yang ada, tingginya biaya pembangunan akibat mahalnya harga material yang dibutuhkan. Aspal adalah komponen utama untuk pembangunan dan pemeliharaaan jalan di Indonesia. Cadangan aspal Buton yang terukur diperkirakan mencapai 650 juta ton dari sejumlah 2 miliar ton hasil survei Direktorat Energi dan Sumber Daya Mineral, Bandung. Semenjak ditambang hingga saat ini, aspal Buton yang telah dieksploitasi baru 3,4 juta ton. Potensi penggunaan aspal Buton dalam pembangunan dan pemeliharaan jalan sudah sangat layak dan dapat segera dilaksanakan. Sebagai produk yang dihasilkan langsung dari alam, aspal Buton dapat berfungsi sebagai produk pengganti (substitusi) sekaligus produk pelengkap (komplementer) dari produk aspal minyak.
Pengembangan Aspal Buton dan Pemberdayaan Masyarakat di PNPM Mandiri merupakan kesepakatan kerjasama yang dapat dibentuk antara pemerintah daerah, kelompok-kelompok masyarakat PNPM MANDIRI melalui unit Pengelola kegiatan (UPK) di PNPM perdesaan atau Badan keswadayaan Masyarakat (BKM) di PNPM Perkotaan, atau dengan Organisasi Masyarakat setempat di PNPM Rural Infrastructure Services. “Prinsip Kerja Kemitraannya masyarakat harus terlibat dalam setiap proses pengembangan Aspal Buton dan pengembangan Aspal memberikan peluang bagi tumbuhnya industri rakyat dan teknologi tepat guna”, papar Sujana Royat, Deputi VII Kementrian Koordinator Kesra yang sekaligus menjabat menjadi Ketua Pokja PNPM Mandiri Indonesia.
DPD RI mengusulkan kepada kementerian terkait agar dapat diprogramkan pemanfaatan aspal buton melalui sistem sentra produksi dan pemasaran. Oleh karenanya DPD RI mendorong para pengusaha aspal buton secara proaktif mensosialisasikan keunggulan dan pemanfaatan aspal buton kepada seluruh stakeholders yang terkait.
This post is also available in: English

21. Okt, 2011 







































Perjuangkan Hak Keuangan Daerah Dari Penerimaan Negara Bukan Pajak –
Jakarta, dpd.go.id — Komite IV DPD RI Bentuk Tim Kerja dan [...]
Belum ada komentar