Ketua DPD RI: Islam Agama yang Menjunjung Tinggi Perdamaian dan Keadilan

Jakarta, 5 Maret 2011. Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Irman Gusman menegaskan bahwa Islam merupakan agama yang menjunjung tinggi perdamaian dan keadilan. Demikianlah yang Ketua DPD RI sampaikan ketika memberikan sambutan dalam seminar internasional yang berjudul, “Islam, Peace, and International Justice: Issues, Urgency, and Challenges”. Seminar tersebut  diselenggarakan oleh Kedutaan Besar Republik Islam Iran (Kedubes Iran) dan PP Muhammadyah di Hotel Sahid Jaya Jakarta.

Seminar yang juga dihadiri  Ketua MPR RI Taufik Kiemas, Ketua Umum PP Muhammadyah Din Syamsuddin, cendikiawan muslim Azumardi Azra tersebut mencoba untuk mendiskusikan sekaligus menjelaskan kaitan antara pemikiran Islam, perdamaian dan keadilan. Dewasa ini, khususnya paska serangan terhadap Gedung World Trade Center (peristiwa 9 September), Islam dilabelkan sebagai agama teroris. Tindakan terorisme dan  kekerasaan selalu dikaitkan dengan agama Islam.

Ajaran Islam soal kemanusiaan telah menjadi rujukan dalam usaha pemuliaan hak asasi manusia pada peradaban masyarakat yang lain, khususnya bagi peradaban Barat. Oleh karena itu, sangat tidak tepat dan relevan jika Islam dikaitkan dengan ajaran atau agama kekerasan.

“Kecenderungan ini makin menguatkan suatu kajian yang mengatakan bahwa dunia modern tidak terlepas dari hukum ketergantungan negara-negara kecil kepada negara-negara besar”, papar Irman.

“Hal inilah yang kemudian menyuburkan gerakan-gerakan fundamentalis dan radikalisme, serta terorisme di berbagai belahan dunia karena adanya ketidakpuasan terhadap penguasa dan sistem yang berkembang yang melahirkan ketidakadilan tersebut”, lanjut Irman.

Irman menegaskan bahwa demokrasi sangat kompatibel (dapat berjalan beriringan) dengan ajaran Islam. Hal ini dibuktikan di Indonesia. Prinsip-prinsip universal demokrasi dilaksanakan oleh umat Islam di Indonesia dengan sungguh-sungguh tanpa melupakan Islam sebagai suatu sistem keyakinan dasar yang hakiki kepada keesaan Tuhan.

This post is also available in: English

Bagikan  

Belum ada komentar

WP-Highlight