Ketua DPD Irman Gisman: “Kenaikan TDL jelas akan berdampak ke berbagai sektor”
Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Irman Gusman mengingatkan Pemerintah bahwa kenaikan tarif dasar listrik (TDL) akan berdampak ke berbagai sektor yang membebani industri dan rumah tangga, akibat kenaikan biaya produksi dan harga jual produk serta harga kebutuhan pokok. Kenaikan TDL juga akan menyumbang inflasi tahun 2010 yang diproyeksikan 5,3%.
“Kenaikan TDL jelas akan berdampak ke berbagai sektor,” ujarnya. “Alasannya, listrik menyangkut pelayanan yang hakiki, kebutuhan yang mendasar bagi warga masyarakat. Akses masyarakat, khususnya golongan miskin, harus dijamin. Rendahnya kemampuan ekonomi tidak boleh menghalangi masyarakat miskin memperoleh layanan listrik,” ujarnya, menanggapi isu awal Juli 2010 ini ketika Pemerintah menaikkan TDL.
“Sayangnya, menginjak tahun ke-65 kemerdekaan Republik Indonesia, 40% rakyat kita belum menikmati layanan listrik, 60% di antaranya mengalami pemadaman bergilir,” tukasnya saat Sidang Paripurna DPD, Selasa (13/7), di Gedung Nusantara V Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. Agendanya, mendengar laporan kegiatan anggota DPD di setiap 33 provinsi yang didahului nyanyian Indonesia Raya.
Irman menambahkan, kenaikan TDL untuk pelanggan listrik berdaya di atas 900 volt ampere (VA) jelas akan berdampak ke sektor industri. “Kenaikan TDL untuk pelanggan listrik berdaya di atas 900 VA jelas akan berdampak ke sektor industri, baik industri besar, menengah, kecil, maupun rumah tangga,” katanya. Kelompok industri ini akan terbebani biaya produksi dan harga jual produk.
“Meskipun Pemerintah tidak menaikkan TDL untuk pelanggan listrik berdaya 450-900 VA, mau tidak mau mereka juga menanggung dampaknya, karena kenaikan TDL itu menaikkan harga kebutuhan pokok. Kemungkinan kenaikan harga kebutuhan pokok tersebut berlanjut hingga bulan Ramadhan dan Lebaran mendatang.”
Kemudian, kenaikan TDL untuk pelanggan listrik berdaya di atas 900 VA akan menyumbang inflasi 0,22% jika kenaikan TDL rata-rata 10% sesuai dengan perhitungan Badan Pusat Statistik (BPS). “Sehingga, prediksi penambahan angka inflasi setelah kenaikan TDL akan menjadi kenyataan.” Padahal, Pemerintah memproyeksikan inflasi tahun 2010 hanya 5,3%, tetapi sejak bulan Januari hingga Juni inflasi mencapai 2,4%.
DPD, Irman menyambung, mengikuti berbagai reaksi masyarakat. Bagi DPD, cq Komite II DPD, reaksi tersebut mengindikasikan ada persoalan krusial yang harus diperhatikan. “Di era demokrasi, indikasi ini memberi arahan bahwa persoalan ini harus dikomunikasikan dan dibahas menyadari posisi Pemerintah sebagai simpul negosiasi berbagai kepentingan masyarakat.”
Komite II DPD menangkap isyarat dan respons itu melalui rapat kerja daerah sebagai bagian mekanisme kerja DPD saat di daerah (reses). Selanjutnya, DPD bersama PT PLN (Persero) dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral berencana menggelar seminar dan lokakarya ketenagalistrikan di pekan pertama bulan Agustus 2010.

14. Jul, 2010 







































Penjabaran awal naskah akademik dan draft RUU Provinsi Kepulauan oleh Tim Pakar, Ronald Zelfianus Titahelu dan Kotan Y. Stefanus, menjadi [...]
Belum ada komentar