DPD minta Pemerintah tidak naikkan harga BBM, Gas, dan TDL

Ketua DPD Irman Gusman meminta Pemerintah untuk tidak menaikan harga bahan bakar minyak (BBM), gas elpiji ukuran 12 kilogram, dan tarif dasar listrik (TDL). Kenaikan ketiganya akan membuat masyarakat yang berpenghasilan rendah semakin kebingungan dan kelabakan memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Sebelum menutup masa sidang DPD tahun Sidang 2009-2010 di Sidang Paripurna DPD Kompleks Parlemen, Senayan Jakarta, Jumat (18/6), Irman menyinggung rencana kenaikan harga BBM, gas elpiji ukuran 12 kilogram, dan TDL. “Rencana kenaikan itu otomatis diikuti harga sembako. Padahal, masih sangat besar jumlah penduduk rentan, yang bisa jatuh miskin akibat kenaikan harga itu.”

“DPD menyarankan agar Pemerintah tidak menaikan harga BBM, tapi mengupayakan opsi lain untuk menyelamatkan ekonomi bangsa dan negara,” katanya, didampingi dua wakil ketua DPD, Laode Ida dan Gusti Kanjeng Ratu Hemas.

Sedangkan kenaikan harga gas elpiji ukuran 12 kilogram yang melambung harus ditahan, karena program pengalihan penggunaan BBM ke gas elpiji yang baru saja selesai. Rencana menaikkan harga gas elpiji justru membuat masyarakat semakin kebingungan dan kelabakan.

Adapun rencana kenaikan TDL, Irman mengingatkan, listrik menyangkut pelayanan yang mendasar untuk semua warga. “Akses masyarakat untuk dilayani listrik, khususnya yang miskin, harus dijamin. Rendahnya kemampuan ekonomi tidak boleh menghalangi masyarakat miskin memperoleh pelayanan listrik.”

Bagikan  

Belum ada komentar

WP-Highlight