DPD DAN PGRI TEKEN MOU
Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) menekan memorandum of understanding (MoU) atau nota kesepahaman peningkatan mutu pendidikan dan pengembangan guru. MoU kedua pihak diteken Ketua DPD Irman Gusman dan Ketua Umum Pengurus Besar (PB) PGRI Sulistiyo saat pembukaan Konferensi Kerja Nasional (Konkernas) dan Rapat Koordinasi Pimpinan Nasional (Rakorpimnas) PGRI di Ballroom Hotel Gran Senyiur, Balikpapan, Jumat (22/1) malam.
Ruangan acara disesaki 850 guru mengenakan batik PGRI (hitam/putih) yang berdatangan dari berbagai daerah. Sebagian mereka terpaksa mengikuti prosesi pembukaan di luar ruangan hingga tanggal 25 Januari 2010 guna membahas berbagai isu pendidikan, terutama profesi guru.
Dibuka Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Taufiq Kiemas, acara dihadiri Ketua DPD Irman Gusman, Wakil Ketua MPR Ahmad Farhad Hamid dan Melani Leimena Suharli, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Pramono Anung Wibowo, Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Muhammad Nuh, Ketua Komite II DPD Bambang Soesilo, dan Wakil Ketua Komite III DPD Darmayanti Lubis, Wakil Ketua Komisi X DPR Heri Akhmadi, Ketua Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (F-PDIP DPR) Tjahjo Kumolo beserta anggota fraksi lainnya.
Acara bertema “Membangun PGRI yang Bermartabat” itu juga dihadiri jajaran PB PGRI masa bakti 2008-2013, mantan Menteri Pendidikan Nasional Wardiman Djojonegoro selaku Penasihat PB PGRI, Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Awang Farouk Ishak bersama jajaran Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida) Provinsi Kaltim dan Wali Kota Balikpapan Imdad Hamid bersama jajaran Muspida Kota Balikpapan.
Penjabarannya, MoU bermaksud meningkatkan kualifikasi pendidikan dan kemampuan profesional guru di wilayah Republik Indonesia; memperbaiki pengelolaan atau manajemen sekolah; dan memanfaatkan sumberdaya masing-masing pihak. Semuanya melalui pembangunan dan pengembangan kelembagaan guna memutukan pendidikan sekaligus menyejahterakan masyarakat.
Ruang lingkupnya, DPD menyelenggarakan pelatihan dan pengembangan guru untuk meningkatkan kualifikasi pendidikan dan kemampuan profesional guru sementara PGRI menyosialisasikan keputusan DPD beserta hasil pelaksanaan fungsi, tugas, dan wewenang DPD. Realisasi program disesuaikan dengan prioritas persetujuan kedua pihak disertai pengawasan atau evaluasi yang menjadi masukan perencanaan program selanjutnya.
Selain dengan DPD, PGRI meneken MoU dengan MPR dan DPR yang diteken Sulistiyo dengan Taufik dan Pramono. Dengan PT Garuda Indonesia (Persero), PGRI meneken MoU berupa perjanjian penjualan korporasi (corporate sales) yang diteken Sulistiyo dengan Senior Manager Western Area Indonesia PTGI (Persero) M Arif Wibowo. Sebagai penghargaan kepada guru, PTGI (Persero) memberi diskon 15% jika bepergian dengan pesawat maskapai PTGI (Persero). MoU serupa direncanakan dengan PT Kereta Api Indonesia (Persero) dan PT Pelni (Persero).

25. Jan, 2010 







































Penjabaran awal naskah akademik dan draft RUU Provinsi Kepulauan oleh Tim Pakar, Ronald Zelfianus Titahelu dan Kotan Y. Stefanus, menjadi [...]
Belum ada komentar